Artikel Cinta Tanah Air

Jepara - Musim hujan membawa dampak positif sekaligus negatif bagi manusia. Salah satu dampak negatifnya yaitu air hujan yang mengikis aspal dapat memperparah struktur jalan sehingga mengalami kerusakan parah.

Secara teknis, kerusakan jalan menunjukkan suatu kondisi di mana struktural dan fungsional jalan sudah tidak mampu memberikan pelayanan optimal terhadap pelintas jalan tersebut. Pada musim hujan, kerusakan jalan biasanya menyebabkan kubangan-kubangan yang tentunya mengganggu kenyamanan dan membahayakan pengguna jalan.

Sebagaimana yang terdapat di Desa Bawu RT. 08/RW. 02, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, di mana memiliki kondisi jalan yang menurun, struktur jalan yang tidak merata dan rusak parah. Jalan tersebut sudah tidak memiliki aspal dan hanya tersisa bebatuan yang bisa saja menggelincirkan pengguna jalan.

Menurut Aditya, "Jalan itu memang sudah sangat lama dibiarkan seperti itu, bertahun-tahun. Seharusnya sih diperbaiki karena sudah sangat tidak nyaman untuk dilewati".

Sebagai warga setempat, seharusnya mereka peka akan hal tersebut. Warga tidak harus menunggu gerakan langsung dari pemerintah, namun bisa melaporkan atau membuat proposal untuk mencari bantuan pendanaan untuk perbaikan jalan itu. Dan sebagai pemerintah desa, seharusnya lebih memperhatikan lagi suara-suara rakyatnya.

Jalan merupakan akses umum yang pasti dilewati banyak orang, jadi perlu diperhatikan lagi layanannya. Kalau tidak, maka jalan tersebut sekian hari akan semakin rusak. Jangan sampai crazy rich setempat sendiri yang memperbaikinya.



Kelompok:

  1. Muhammad Isa Maulana (211240001099)
  2. Muhammad Ilham Sofiyulloh (211240001104)
Kelas : DA

Artikel ini ditulis demi melengkapi tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh
AAN ZAINUL ANWAR, S.H.I., M.E.Sy.