Apa Itu Data?

Data merupakan suatu kumpulan yang terdiri dari fakta-fakta mentah untuk memberikan gambaran yang luas terkait dengan suatu keadaan. Data dikumpulkan melalui cara-cara tertentu kemudian diolah menjadi suatu informasi yang jelas dan mudah dipahami setiap orang. Melalui data seseorang dapat menganalisis, menggambarkan atau menjelaskan suatu keadaan.

Menurut wikipedia, komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih alat yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik jaringan lokal maupun luas seperti internet.

1. A. PROSES INPUT DATA

Input merupakan sebuah proses memasukkan data-data yang sudah terkumpul menggunakan perangkat input (input device). Input data adalah tahap pertama di mana data mentah mulai berbentuk informasi yang dapat digunakan.

Tergantung dari alat yang digunakan, proses input dapat melibatkan 2/3 tahapan utama, yaitu:

a) Penangkapan data (data capture), merupakan proses mencatat kejadian nyata yang terjadi akibat transaksi yang dilakukan untuk organisasi ke dalam dokumen dasar.

b) Penyiapan data (data preparation), yaitu mengubah data yang telah ditangkap ke dalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin.

c) Pemasukan data (data entry), merupakan proses membacakan/memasukkan data ke dalam komputer.

TIPE INPUT

Input dapat dikelompokkan ke dalam 2 tipe, yaitu input ekstern (eksternal input), yaitu input yang berasal dari luar organisasi dan input intern (internal input), yaitu input yang berasal dari dalam organisasi.

Langkah-langkah desain input secara umum:

1) Menentukan kebutuhan input dari sistem baru

Input yang akan didesain dapat ditentukan dari DAD (Diagram Alir Data) yang telah dibuat.

2) Menentukan parameter input

Meliputi bentuk dari input, sumber input, jumlah tembusan, alat input yang digunakan, volume input, dan periode input. 

1. B. PROSES PENGIRIMAN DATA

Dalam jaringan komputer proses pengiriman data dikenal dengan istilah Encapsulation. Berikut prosesnya:

1) Proses Encapsulation hanya terjadi pada perangkat atau komputer pengirim.

2)  Tiap-tiap layer atau lapisan dari OSI layer akan berkomunikasi dengan layer yang sama pada komputer penerima.

3) Proses dimulai dari layer aplikasi.

Informasi yang diinput oleh user dikonversi  menjadi data yang akan ditransmisikan melalui network atau jaringan. Secara teknis pengguna komputer berkomunikasi melalui Application Process Interface atau API. API bertugas menghubungkan aplikasi yang digunakan dengan sistem operasi yang berjalan pada komputer.

Application layer bertugas untuk menentukan ketersediaan dari komponen yang diperlukan untuk melakukan komunikasi, mulai dari kesiapan koneksi sampai aturan-aturan terkait.

Sebagai catatan, bahwa aplikasi browser seperti IE bukanlah bagian dari layer aplikasi tetapi aplikasi browser menggunakan application layer sebagai interface untuk terkoneksi dengan server tujuannya. Dengan kata lain ketika user melakukan browsing dengan menggunakan aplikasi IE maka interface yang dipakai oleh IE bisa terkoneksi dan berkomunikasi dengan server tujuan adalah layer atau lapisan aplikasi.

4) Data diformat pada layer presentasi

Pada layer aplikasi, informasi dari user sudah dikonversi menjadi data. Kemudian pada presentation layer, data tersebut akan diformat menjadi bentuk yang umum agar bisa dipakai.

Presentation layer menjadikan data yang dikirim nanti bisa dibaca dan diproses pada application layer yang ada pada komputer tujuan atau penerima. Dengan kata lain layer presentasi ini bertindak sebagai penerjemah antara layer aplikasi pada komputer pengirim dengan layer aplikasi pada komputer penerima.

5) Pengelompokan layer

Setelah data diformat sedemikian rupa, maka tahap selanjutnya adalah dimulainya proses transfer data. Sebelum proses transfer dilakukan, session layer menandai masing-masing sesi atau proses transfer agar tidak membingungkan satu sama lain.

Session layer bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan komunikasi antara sumber dan tujuan dengan mengatur dialog antara keduanya. Session layer mengatur bagaimana caranya agar antara proses data yang satu dengan yang lainnya tidak tercampur. 

Ada 3 cara yang dipakai oleh session layer untuk menjaga tiap-tiap sesi, yaitu simplex, half duplex, dan full duplex. Intinya, pada session layer data dari satu aplikasi seperti dikelompokkan agar tidak tercampur dengan data aplikasi lainnya.

6) Pemecahan data pada transport layer

Setelah data diformat dan dikelompokkan sehingga tidak akan tercampur dengan data aplikasi lainnya, transport layer akan memecah data tersebut menjadi bagian-bagian yang disebut segment. Tiap segment tersebut nantinya akan diberi semacam nomor urut.

Pada tahap ini, data diatur sedemikian rupa agar tidak hilang di tengah jalan dengan menggunakan semacam aturan atau protocol, sehingga data yang hilang bisa dikirim kembali. Pada layer ini ada dua protocol yang bekerja dalam mengatur bagaimana segment-segment tersebut diproses. Kedua protocol tersebut adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).

7) Pada layer network, segment diubah menjadi packet

Tiap-tiap segment yang dibentuk pada transport layer tadi diubah lagi menjadi packet. Packet ini berisikan segment serta alamat penerima dan pengirim. Alamat yang digunakan tersebut sifatnya logis yang dikenal dengan Internet Protocol address atau IP address. Biasanya alamat IP address ini digunakan ketika kita ingin mengirimkan data ke komputer yang berbeda jaringan atau tidak berada dalam jaringan LAN yang sama. Metode yang dilakukan adalah routing, yang mana proses routing ini terjadi pada perangkat yang namanya router dengan menggunakan berbagai macam aturan yang dikenal dengan routing protocol.

8) Packet diubah menjadi frame pada link layer

Setelah packet jadi, kemudian packet diubah lagi menjadi frame yang berisikan packet dan alamat fisik atau mac address pengirim dan penerima. Data link layer adalah yang bertanggung jawab atas tugas ini. Mac address yang terdapat pada frame ini biasanya digunakan untuk berkomunikasi antara perangkat komputer yang berada pada jaringan LAN yang sama. Switch dan bridge merupakan alat yang bekerja untuk tugas ini.

9) Pengiriman melalui media transmisi kabel atau sinyal wireless

Agar bisa terkirim melalui media kabel atau sinyal wireless, data yang berbentuk frame tadi diubah lagi menjadi bit (byte). Bit dikirim melalui media fisik berupa kode atau sinyal electric berupa dua buah keadaan yaitu 0 dan 1. 0 menandai kondisi tidak ada aliran atau sinyal listrik, sedangkan 1 menandakan adanya aliran atau sinyal listrik. proses perubahan data yang berbentuk frame menjadi bit masih terjadi pada layer 2 dari OSI layer, sedangkan tugas layer 1 adalah untuk mengirim dan menerima bit. Proses kirim dan terima bit biasanya terjadi pada NIC atau network interface card dari perangkat komputer dan perangkat jaringan.

Setelah proses pengiriman data pada komputer pengirim selesai, data tersebut masih belum bisa dimanfaatkan karena pada komputer penerima juga masih ada proses penerimaan.

1. C. PROSES PENERIMAAN DATA

Dalam jaringan komputer proses penerimaan data dikenal dengan istilah Decapsulation. Berikut prosesnya:

1) Decapsulation terjadi hanya pada sisi komputer tujuan yang menerima data tersebut.

2) Kebalikan dari proses Encapsulation, proses decapsulation dimulai dari layer 1 OSI layer sampai ke layer terakhir, yaitu layer aplikasi yang merupakan interface dari aplikasi yang digunakan oleh USER.

3) Proses pada physical layer komputer penerima.

Melalui NIC, komputer penerima menerima sebuah data dalam bentuk byte (bit). Network card yang termasuk bagian dari layer 1 kemudian memprosesnya.

4) Bit dan byte lalu diubah menjadi frame pada layer kedua.

Berlanjut ke layer 2 OSI layer, data dalam bentuk bit kemudian diubah menjadi frame karena bekerja pada layer data link. Frame tersebut segera dicek apakah alamat fisik atau mac address tujuan yang tertera di dalam frame tersebut sudah sesuai dengan alamat mac address komputer.

Jika alamat tujuan pada frame tidak sesuai dengan mac address dari si penerima maka si penerima bisa membuang frame tersebut tanpa harus meneruskan proses berikutnya. Dan sebaliknya, jika mac address sudah sesuai maka proses selanjutnya adalah melepas bagian-bagian dari frame dan menyisakan packet.

5) Pada network layer.

Alamat yang tertera pada packet tersebut akan dicek oleh sistem yang mengurusi layer ketiga OSI layer apakah sudah sesuai atau belum. Jika sudah sesuai, maka akan dilanjutkan ke proses berikutnya yaitu melepaskan baigna-bagian yang berhubungan dengan layer 3 OSI layer, sehingga hanya menyisakan segment atau yang terkait dengan layer 4 saja.

6) Proses pada transport layer.

Pada layer 4 OSI layer, segment akan dicek protocol-protocol apa saja yang dipakai. Setelah itu, segment akan diproses sesuai dengan protocol yang dipakai. Segment-segment yang diterima lalu disatukan kembali sesuai dengan urutannya sehingga menjadi sebuah informasi data yang utuh seperti pada awal proses encapsulation.

7) Layer 5 dari OSI layer.

Session layer kemudian bertugas mengatur sesi selama proses transfer terjadi sehingga tidak terjadi tumpah tindih dan kesalahan.

8) Pada presentation layer.

Data yang ada kemudian dicek formatnya oleh bagian yang terkait dengan presentation layer pada OSI layer. Tujuan penformatan ini adalah agar layer aplikasi dari komputer penerima dapat memahami isi dari data tersebut.

9) Sampai pada layer aplikasi.

Setelah itu, proses yang terakhir adalah layer aplikasi lalu menyediakan data tersebut kepada aplikasi yang pas dan tepat untuk memproses data tersebut agar bisa sampai atau diterima oleh pengguna atau user.

Itulah proses yang terjadi saat kita mengirimkan data dari komputer satu ke komputer lain. Semua proses tersebut terjadi dengan sangat cepat.

2. PERANGKAT YANG DIGUNAKAN

Terdapat 3 aspek dasar yang dapat membuat sebuah sistem komputer bekerja, yaitu:

  1. Hardware (perangkat keras), merupakan suatu komponen yang ada pada komputer, bisa dilihat secara kasat mata dan mampu disentuh secara fisik. Fungsinya antara lain untuk mendukung kinerja komputer, sebagai pengolah data dan menampilkan input proses, serta sebagai penghubung antara pengguna dengan sistem komputer.
  2. Software (perangkat lunak), merupakan sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, bisa berupa program yang berguna untuk menjalankan suatu perintah atau dijalankan sesuai dengan yang diinginkan.
  3. Brainware (pengguna), yakni sebutan untuk manusia yang memakai, menggunakan atau mengoperasikan komputer.

Hardware

Terdiri dari perangkat input dan output, perangkat pemrosesan, dan perangkat penyimpanan:
  • Perangkat input : pointing device (mouse, touch screen), keyboard, scanner, sensor, microphone, webcam, joystick, barcode.
  • Perangkat output : printer, monitor, speaker, proyektor, plotter.
  • Perangkat pemrosesan : CPU (Central Processing Unit) beserta komponen di dalamnya (Processor, Motherboard, VGA, RAM, dll.), access point, kabel jaringan, server, router, wireless network adapter, port USB.
  • Perangkat penyimpanan : hard disk, floppy disk, flash drive, memory, RAM, ROM (DVD, CD), VRAM.

Software

Terdiri dari sistem operasi (OS), software aplikasi dan software tambahan:
  • Sistem operasi (OS) : windows, linux, unix, macOS, BSD.
  • Software aplikasi : aplikasi pengolah kata (word processor), aplikasi pengolah angka (spread sheet), aplikasi pengolah data (data base), aplikasi multimedia, aplikasi komunikasi dan internet (web browser), antivirus, aplikasi pendidikan dan game.
  • Software tambahan : data recovery, disk defragmenter, screensaver dan backup.

Brainware

Contoh dari brainware sendiri adalah : programmer, sistem analis, operator dan administrator.

5 Komponen Komunikasi Data

1. Sumber Data

Yakni tempat utama di mana kumpulan data sekaligus informasi dapat dimunculkan kemudian dikirimkan. Selain komputer, ada beberapa perangkat yang dijadikan sebagai sumber, antara lain : fax, telepon, PC, telegan, dsb.

2. Transmitter

Fungsinya untuk memroses beragam informasi data sebelum dikirmkan lewat media tertentu. Bentuk asli data sebenarnya berupa kode biner yang hanya diketahui oleh para ahlinya saja. Maka, untuk mengolah data tersebut agar menjadi sebuah file teks memerlukan media yang disebut transmitter. Contohnya adalah modem yang fungsinya mengirimkan digital bit stream dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Proses penyaluran tersebut dikirim lewat sinyal analog dari jaringan telepon.

3. Media Pengiriman atau Sistem Transmisi

Yakni media yang fungsinya membawa sinyal dari sumber transmitter menuju penerima. Jadi, tugas dari sistem transmisi secara khusus yaitu mengirimkan data sekaligus informasi ke sumber penerima. Contoh : copper media, wireless media dan optical media.

4. Penerima

Berfungsi untuk menerima sinyal yang telah dikirmkan oleh sistem transmisi. Proses penerimaan tidak dilakukan secara langsung karena melalui tahap seperti saat proses transmitter sedang bekerja, contohnya yakni workstation.

5. Pengirim dan Tujuan

Penerima sebenarnya tidak dapat menerima data tersebut secara langsung karena data masih perlu diubah ke bentuk sediakala. Data terlebih dahulu diproses ulang sama seperti pada kinerja transmitter. Setelah data dapat dikembalikan bentuk awalnya seperti sebelum dikirimkan, barulah data utuh bisa diterima dalam bentuk teks.

3. KEGUNAAN PERANGKAT

Input Device

Alat input (input device) adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dapat berupa sinyal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, sinyal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program.

Peralatan input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses.

Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (digitizing camera), voice recognizer (microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (disket atau hard disk) sebelum diproses lebih lanjut).

Keyboard

Keyboard merupakan alat input yang paling umum digunakan. Input dimasukkan ke alat proses dengan cara mengetikkan lewat penekan tombol yang ada di keyboard.

Pointer

Pointer digunakan untuk pembuatan grafik, memilih icon di layar, shooting pada games, dan masih banyak lagi. Alat pointing device yang akan lebih mudah digunakan misalnya : mouse, touch screen, light pen, stylus, digitizer graphic tablet.

Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang dikenal dengan sebutan "mouse" dapat digerakkan ke mana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse.

Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi pada umumnya hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol kiri (left click) dan tombol kanan (right click). komputer akan mengabaikan penekanan tombol (click) bila tidak mengenai area atau obyek yang tidak penting.

Dalam penggunaan mouse, dikenal juga istilah "drag" yang artinya menggeser atau menarik. Apabila kita menekan tombol kiri tanpa melepaskannya dan sambil menggesernya, salah satu akibatnya obyek tersebut berpindah atau menjadi pindah (tersalin) ke obyek lain dan terdapat kemungkinan lainnya. Kemungkinan - kemungkinan ini tergantung pada jenis program aplikasi apa yang kita jalankan.

Saat ini mouse dapat terhubung dengan komputer melalui kabel maupun tidak (wireless).

Touch Screen (Layar Sentuh)

Layar monitor yang akan mengaktifkan program bila layarnya disentuh dengan tangan. Touch screen dapat digunakan sebagai pengganti mouse dan/atau keyboard.

Light Pen

Menyentuh layar monitor dengan pena khusus menggunakan light sensitive (photo electric).

Digital Graphic Tablet

Membuat grafik dengan menghubungkan dua titik atau menggambar langsung pada pad khusus dengan pen khusus dan hasilnya akan ditampilkan di layar.

Scanner

Scanner merupakan alat bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya ke dalam bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa teks.

Scanner menggunakan teknologi CCD (Charge Couple Device). Pemindahan objek gambar atau tulisan dilakukan dengan cahaya yang dipantulkan. Cahaya yang dipantulkan akan masuk ke suatu tempat sesuai dengan warna aslinya. Mirip dengan mesin fotocopy.

Alat pembaca pengenal karakter tinta magnetik (MICR)

Digunakan di bank-bank untuk transaksi cek.

OCR Reader

Dapat membaca tulisan tangan, OCR meraba masing-masing karakter yang dibaca dan dibandingkan dengan bentuk karakter yang disimpan di memori OCR.

Optical Mark Recognition (OMR)

Biasanya digunakan untuk penelitian test masuk scoring, yang membaca kertas yang telah diisi dengan pensil 2B.

Barcode

Dipergunakan di swalayan untuk membaca label data barang yang dicetak dalam bentuk font karakter. Font yang ada di barang biasanya mempunyai 10 digit, 5 digit identik pabrik dan 5 digit kode barang.

Sensor

Alat yang mampu secara langsung menangkap data kejadian fisik, data analog diubah ke digital. Contohnya : sensor panas, cahaya, suara, dll.

Microphone

Berfungsi sebagai perangkat input audio.

Webcam

Berfungsi sebagai alat pengambil gambar maupun video.

Output Device

Perangkat output (output device) alat yang bertugas untuk menampilkan hasil pengolahan dan pemrosesan data dari komputer dalam berbagai informasi kepada satu orang atau lebih.

Output yang dihasilkan oleh pemroses dapat digolongkan menjadi 4 bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol/karakter khusus), image (grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.

Peralatan output dapat berupa :

  1. Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.
  2. Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
  3. Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.
Output bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm. Sedangkan output bentuk kedua dapat berupa video display, flat panel dan speaker. Alat output bentuk ketiga yang menggunakan media magnetic disc adalah disk drive, dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.

Printer dan Plotter

Printer dan plotter adalah jenis hard-copy device karena keluaran hasil proses dicetak di atas kertas. Printer memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas yang dapat digunakan pun beragam. Tetapi, untuk mencetak di atas kertas dengan ukuran yang sangat besar digunakan plotter.

Jenis printer :
  • Dot matrix printer : printer yang menggunakan sususan pin yang akan menekan ribbon ke atas kertas.
  • Ink jet printer : bekerja dengan menyemprotkan tinta ke kertas sesuai dengan kadarnya.
  • Laser printer : gabungan teknologi laser dengan fotocopy, output digital dari komputer akan diubah menjadi pulsa sinar laser. Bayangan yang ditangkap di drum akan dikirim ke kertas dengan proses seperti mesin fotocopy.

Monitor

Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data atau pun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat) dan layar dengan teknologi LCD.

Jenis-jenis monitor :
  • LCD TFT
  • Plasma
  • CRT (Cathode Ray Tube)

Speaker

Speaker sering disebut pengeras suara, berfungsi untuk mengeluarkan audio, suara atau bunyi.

Proyektor

Alat ini sering digunakan untuk menampilkan data ke dalam bentuk tampilan yang lebih besar. Proyektor digunakan dengan cara dihubungkan ke komputer atau laptop, untuk layar proyektornya bisa berupa dinding atau layar putih besar.

Processing

Processing adalah peralatan atau komponen komputer yang digunakan untuk menjalankan aktivitas atau perintah. Contoh perangkat processing dalam komponen komputer:

Prosesor

Prosesor (pengolah data) atau sering juga orang menyebutnya CPU (Central Processing Unit), secara umum berfungsi untuk mengolah perintah yang masuk kemudian dikeluarkan berupa output yaitu pemberi perintah. Fungsi prosesor adalah :
  • Memastikan komputer bekerja dengan baik
  • Menjalankan proses informasi pada komputer
  • Memberika perintah kepada tidap komponen komputer
  • Menjaga performa komputer
  • Menunjang kegiatan spesifik komputer
  • Mengolah perhitungan algoritma
  • Menjaga stabilitas komponen komputer
  • Mendukung kebutuhan spesifik komputer

Komponen prosesor :
  • Control Unit (CU) : Pengatur lalu lintas dan kegiatan data yang ada di dalam komputer seperti input dan output. Aktivitas bisa dieksekusi tanpa ada tumpang tindih dan dilakukan secara teratur.
  • Arithmetics Logic Unit (ALU) : Komponen yang melakukan perhitungan aritmatika sesuai perintah yang diperoleh. Perhitungan digunakan supaya komputer dapat membaca instruksi dengan benar. Di dalam komponen ini, prosesor benar-benar melakukan pekerjaan yang penting pada sebuah sistem.
  • Register Unit (RU) : Alat penyimpanan yang lebih kecil daripada memori utama dan memiliki kecepatan akses yang cukup tinggi. Data yang diolah CU dan ALU akan disimpan di komponen ini untuk nantinya diolah kembali.

Cara kerja prosesor :
  • Menggunakan ALU untuk melakukan operasi matematis.
  • Memindahkan data dari satu lokasi memori ke lokasi lain.
  • Mengambil keputusan serta melompat ke instruksi lain.
Prosesor akan menerima perintah masuk "input" dari perangkat input yang terhubung dengan komputer. Setelah itu menerjemahkannya untuk kemudian dapat diteruskan outputnya ke hardware atau software terkait.

Motherboard/Mainboard

Mainboard adalah sebuah papan sirkuit elektronik utama komputer yang digunakan untuk meletakkan komponen-komponen elektronik lain seperti prosesor, RAM, VGA, dsb.

Fungsi mainboard adalah sebagai penghubung antar hardware seperti prosesor, RAM, VGA, Mouse, Keyboard, LAN Card, dsb. Selain itu, mainboard juga berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data pada sebuah komputer.

Power supply

Adalah salah satu hardware di dalam perangkat komputer yang berperan untuk memebrikan suplai daya. Fungsi utamanya yaitu untuk mengubah arus AC menjadi arus DC yang kemudian diubah menjadi daya atau energi yang dibutuhkan komponen-komponen pada komputer seperti motherboard, CD room, hard disk, dan komponen lainnya.

Berdasarkan rancangannya, power supply dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:
  • Catu Daya Internal : Power supply yang dibuat terintegrasi dengan motherboard atau papan rangkaian induk. Contohnya : amplifier, televisi, DVD player; power supply-nya menyatu dengan motherboard di dalam case perangkat tersebut.
  • Catu Daya Eksternal : Power supply yang dibuat terpisah dari motherboard perangkat elektroniknya. Contoh : charger.

Memory

Merupakan tempat penyimpanan data, informasi atau instruksi pada komputer. Semakin besar kapasitas memori yang disediakan semakin besar pula data atau instruksi yang dapat ditampung untuk diolah.

Jenis-jenis memori :
  • RAM (Random-Access Memory)
  • ROM (Read-Only Memory)
  • SRAM (Static Random-Access Memory)
  • DRAM (Dynamic Random-Access Memory)
  • SDRAM (Synchronous Dynamic Random-Access Memory)
  • CMOS (Compmentari Meta-Oxyde Semiconductor)
  • DIMM (Dial In-line Memory Module)
  • Cache Memory

Fungsi utama memori internal :
  • Menyimpan data dari piranti masukan sampai data dikirmkan ke ALU untuk diproses lebih lanjut.
  • Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirim ke piranti keluaran.
  • Menampung instruksi ataupun program dari piranti masukan ataupun dari piranti pengingat sekunder.

VGA (Video Graphic Array)

Merupakan sebuah hardware yang memiliki peran dalam pemrosesan informasi grafis pada komputer, laptop atau PC yang nantinya akan ditampilkan ke layar. Cara kerja kartu grafik ini ialah dengan membantu merubah sinyal digital yang dihasilkan PC, komputer atau laptop yang akan ditampilkan pada layar monitor.

Fungsi VGA :
  • Membuat tampilan menjadi lebih halus, tajam dan nyata.
  • Membuat gambar atau desain grafik.
  • Membuat tampilan game lebih berkualitas.
  • Melakukan pengaturan pada graphics option di windows.
  • Membuat kombinasi warna yang lebih tajam.
  • Membuat gambar maupun video terlihat terang dan tajam.
  • Menghubungkan komputer, PC maupun laptop dengan bantuan HDMI ke TV.
  • Memroses berbagai grafis yang akan ditampilkan pada monitor.
  • Menerjemahkan output dengan lebih baik dari perangkat ke monitor.
  • Menyimpan data sementara yang berasal dari hard disk.

Transmitter

Salah satu contoh dari transmitter adalah modem, fungsinya mengirimkan digital bit stream dari satu perangkat ke perangkat lain. Proses penyaluran tersebut dikirimkan lewat sinyal analog dari jaringan telepon.

Media Pengiriman / Sistem Transmisi

Sistem transmisi yakni media yang fungsinya membawa sinyal dari sumber transmitter menuju penerima. Tugas sistem transmisi secara khusus yakni mengirimkan data sekaligus informasi ke sumber penerima. Ada beberapa contoh sistem transmisi, yakni copper media, wireless media, dan optical media.

Storage Device

Storage device adalah peralatan atau komponen komputer yang digunakan untuk penyimpanan, baik data, file ataupun program komputer. Contoh storage device dalam komponen komputer :

Floppy Disk

Perangkat penyimpanan yang berbentuk tipis, bundar dan ditutup plastik berbentuk segi empat. Floppy disk bisa menyimpan lebih dari 1,4 juta karakter.

USB Flash Drive

Perangkat penyimpanan yang bentuknya kecil dan tergolong mudah dibawa. Jika dibandingkan dengan flopy disk, USB memiliki ukuran fisik yang lebih kecil, tapi kapasitasnya jauh lebih besar.

Hard Disk

Perangkat penyimpanan yang ukuran dan kapasitasnya jauh lebih besar dibanding floppy disk dan USB. Biasanya hard disk disimpan di dalam kerangka komputer, namun ada pula yang diletakkan di luar atau hard disk eksternal.

CD

Perangkat penyimpanan yang bentuknya pipih dan bundar. CD terbuat dari bahan logam dan dilapisi plastik. Ada banyak jenis CD, contohnya CD ROM, CD drive, dsb.

# UAS_STI_DA_211240001099_MUHAMMAD ISA MAULANA